In Motion

Mencari Salju di Bulan Mei – Edisi Jepang

Masih lanjutan cerita traveling kami ke Jepang taun lalu. Setelah wisata museum dan mesjid beres kami tunaikan, ada request dari yang dipertuan agung anak kecik kami yang harus dipenuhi. Dia mau main salju for the first time.

Kemana nyari salju di musim semi coba? Kami berangkat ke Jepang itu di bulan Mei tepat setelah golden week. Kalau disuru nyari sisa cherry blossom mungkin masih ketemu, tapi salju?

Tapi kami ga pantang menyerah hehe.. dan ternyata bener, masih ada salju di Tateyama Alpine. Cek websitenya ternyata di gunung ini salju masih ok, meskipun tinggi dinding saljunya gak lagi setinggi atap bis, tapi masih seru buat dikunjungi.

Anak tropis ketemu salju buat pertama kali, beginilah kejadiannya. Happy luar biasa!!

Ok, terusin ceritanya.. Jadi si gunung Tateyama ini ada di outskirt Tokyo dan berada di antara Tokyo dan Kyoto.

How to get there?? 

Ada dua pilihan cara menuju ke sini, bisa memilih jalur Toyama ataupun Omachi. Kedua stasiun ini merupakan ujung dari setiap perjalanan. Waktu itu kami memilih untuk memulai perjalanan dari Toyama, dan berakhir di Omachi. Dari Toyama menuju Omachi, pemandangan yang dapat dilihat bener-bener majestic! Breathtaking. 

Alpen Route

Jadi sepanjang jalan dari Toyama menuju Omachi, kita akan dipindahkan ke berbagai moda transportasi yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola Alpen Route ini. Salut sama orang Jepang itu tuh begini, everything is well prepared dan semua sesuai schedule-nya. Dari Dentetsu Toyama menuju Murodo, kami naik kereta yang mereka sebut dengan Toyama Railway, kira-kira 1 jam di dalam kereta tersebut, kami naik Bus or another 1 hour untuk akhirnya sampai ke Murodo. Murodo ini lah peak-nya yang berselimut salju. Bosen gak sih di jalan berjam-jam seperti itu? No Way, Jose!! Hahaha boro-boro bosen, mau nutup mata aja takut ketinggalan pemandangan ciamik.

Khusus buat perjalanan ini, saya sempetin bikin Steller Story-nya dengan judul Tateyama Alpine. Cek link itu buat liat foto-foto majestic yang saya bilang sebelumnya. Nyampe di Murodo trus ngapain? Ya maen salju.. Hehe.. Anak tropis ketemu salju itu agak gimana gitu ya.

Dari Murodo, lalu kami meneruskan perjalanan ke Kurobe Dam, tapi sebelumnya kita dibawa naik Tunnel Trolley Bus. Jadi bus ini jalannya di terowongan yang dibuat membelah gunung tersebut. Turun dari bus, nyambung lagiiiii naik Tateyama Ropeway. Aaaaah kalau ini, gak habis-habisnya berucap MasyaAllah.Pemandangan dari ropeway ini, adalah Kurobe Dam. Dam super besar!!

Rasa takut naik ropeway sirna tergantikan mata yang takjub. Foto yang di atas itu di ambil dari ropeway tanpa ada editan apa-apa ya. Turun dari ropeway kami berjalan kaki menyusuri dam ini. Angin rada kencang waktu kami di sini, jadi agak hati-hati megangin topi, dan diri sendiri, takut terbang ke dalam dam 😆. Selesai dari Kurobe Dam, kami memilih pulang dari Ogizawa ke Omachi naik bus.

What we should know about this place?

Ada beberapa hal penting yang kita perlu tau sebelum mengunjungi tempat ini :

  • Tateyama Alpine dibuka mulai bulan May – Desember tiap taunnya. Tapi jangan lupa untuk selalu cek websitenya sebelum berangkat.
  • Total perjalanan menuju ke Murodo kurang lebih 4 jam, dan semua transport yang disebutkan di atas memiliki jam operasionalnya masing-masing. Perhatikan timetable yang mereka sediakan. Jika kita tiba di Toyama terlalu sore, bisa jadi kereta sudah tidak beroperasi dan kita harus menginap di daerah Toyama. Jadi lebih baik agar kita mengambil kereta paling pagi dari Tokyo.
  • Demikian juga, ketika menghabiskan waktu di atas, perhatikan timetable untuk pulang, jangan sampai kereta menuju Tokyo sudah tidak beroperasi di jam tersebut.
  • Di puncak Murodo tempat makan tidak terlalu banyak, jadi lebih baik persiapkan makanan dari Tokyo sebelum ke situ. Ada satu restoran yang lumayan proper tapi kami tidak mengunjunginya, karena kami sudah membawa bekal cukup hingga sore.
  • Meskipun bersalju, di puncak Murodo matahari bersinar terang di bulan Mei. Jangan lupa sunblock dan sunglasses ya! Berhubung di Murodo dingin karena salju, dan di Tokyo cuaca asik-asik aja, jadi better pake baju layering supaya pas nyampe Tokyo lagi ga terlalu kepanasan.

So, I think that might be all. Kesimpulannya, di bumi Allah ini gak ada yang gak mungkin, contohnya nyari salju bulan Mei di Jepang aja nemu kok.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s