In Motion

Menuju Winter !! ~ Memilih Campervan ~

There will always be a first time for..someone..about somethings..

Jalan-jalan kami kali ini, bakalan jadi jalan-jalan dengan jumlah first time terbanyak buat kami bertiga jika dibandingkan dengan jalan-jalan kami sebelumnya. Kalau mau di list ada segini banyak pertama kalinya :

  • First time travel to New Zealand
  • First time travel during winter season
  • First time we are going to drive the motorhome
  • First time we are going on holiday without booking any hotel in advance
  • First time we decide to really rely on the weather to guide us to places
  • First time that we have to pack the winter clothing attire on the luggage
  • First time that we have to experience a glowworm caving
  • First time that we are going to go skiing
  • First time … (akan di-update sepulang dari liburan)

Banyaknya daftar pertama kali di atas, tentunya selain buat kami excited tapi juga bikin deg-degan. Bukan cuma saya, ternyata suami pun merasakan hal yang sama. Hahaha.. Bolehlah sekali-sekali liburan di luar zona nyaman masing-masing. Dua orang dewasa ini ga punya pengalaman kemah-kemahan yang canggih, kecuali modal Pramuka jaman kecil-kecil dulu, apalagi pas musim dingin.

Jadi bermodalkan tekat kami yang kuat ini, haha jadilah browsing menuju winter in New Zealand ini gak abis-abis dari mulai tiket dipesan, sampai hari ini, H-6 dari hari keberangkatan. Kalau biasa jalan-jalan kan yang dicari ilmunya itu cara ngeliat jadwal kereta, berenti di stasiun apa, naik bis apa. Nah sekali ini modul pencarian lumayan beda. Karena pada dasarnya kami mau kelilingan a.k.a road trip jadinya yang dicari adalah hal-hal yang berkaitan dengan mobil, camper van dan motor home. Ada beberapa hal yang menurut kita penting buat dipastiin sebelum memilih motorhome mana yang akhirnya bakalan nemenin kita sepanjang jalan di sana, yaitu :

Poin pertama menurut kita lumayan penting, fitur self contain ini yang nantinya menentukan apakah kita bisa parkir di mana-mana lokasi camping meskipun keberadaaan air, toilet dan listrik ga memadai di tempat tersebut. Kalau kita rental yang non self contain, kita ga bisa asal berenti trus nginep di situ. Tapi tetep harus diingat kalau kita hanya bisa bermalam di lokasi-lokasi yang memang tidak dilarang untuk camping. Jadi untuk kami yang rencananya akan menghabiskan sekitar kurang lebih 8 road trip di South Island NZ, kami memilih yang self contain aja señalizan biar ga ribet nyari tempat berenti, kalau ada kebutuhan toilet dadakan.

Kalau pilihan manual atau automaticitu terserah kita aja, tapi itu merupakan salah satu pertimbangan juga. Secara mobil yang paling gede disetirin selama ini juga masih kategori family car, jadi memilih automatic, paling gak meringankan beban kita dengan mengurangi fokus ke urusan gear, tapi jadi lebih fokus ke urusan body mobil.

Kembali karena kami akan jalan di kala winter, jadi memilih motorhome, jadi agak lebih rewel dari seharusnya. Ada beberapa penedia rental motorhome yang memang sudah menyatakan bahwa mobil mereka memang tidak sesuai untuk winter. Artinya mereka mungkin tidak memiliki heater, snow chain, atau hal lainnya, yang akan sangat kita butuhkan di kala winter. Jadi sebelum melakukan booking dan membayar booking fee, ada baiknya hal ini dipastikan terlebih dulu.

Selecting CamperVan
Source : myvan.com

Yang selanjutnya, adalah fitur pilihan jalan. Ada beberapa penyedia mobil yang belum certified untuk berjalan di wilayah-wilayah tertentu. Sekilas tampak tidak terlalu penting, akan tetapi jika itu mengganggu rute perjalanan kita nantinya, hal ini boleh dipertimbangkan.

Pick up and Return Location juga menjadi salah satu concern. Jika kita memutuskan untuk mengembalikan mobil yang kita sewa di kota yang sama dengan tempat kita mengambilnya, tentunya tidak menjadi masalah. Akan tetapi, jika kita memutuskan untuk kembali dari kota yang berbeda, jangan lupa pastikan kalau penyedia campervan memang menyediakan fasilitas tersebut.

Dalam hal memilih heater juga ada yang perlu dipertimbangkan. Sebenarnya sih lebih kepada karena ada pilihan, gas atau diesel. Bedanya tentu jelas, gas lebih hemat dan dapat digunakan tanpa mengurangi bahan bakar yang ada. Diesel demikian sebaliknya, lebih mahal karena harus dalam kondisi mesin menyala. Isu kesehatan dan keselamatan juga harus masuk menjadi pertimbangan.

Insurance?? Penting gak penting nih si asuransi campervan. Kalau yang udah jagoan bawa mobil gede mestinya ga terlalu perlu asuransi, selama yakin ga bakal nyenggol sana sini. Buat kami, si asuransi jadi penting, karena itu tadi, ga pengalaman bawa mobil gede, di salju pula..

Yang terakhir, harga, customer service dan review dari pengguna sebelumnya menjadi kunci dari semuanya. Jika harga tidak masuk budget apa mau di kata.. Jika saat melayani kita sebelum booking saja sudah males-malesan, gimana nanti waktu kita lagi di negeri antan berantah..

Advertisements

2 thoughts on “Menuju Winter !! ~ Memilih Campervan ~

  1. Itu niat ku jg mba, pgn sesekali traveling campervan gitu. Kalo suami udh pernah, pas msh tinggal di Finland, dia ama temen2nya prnh kliling eropa dngan van gitu. Makanya dgr cerita dia aku jg pgn rasain :D. Belum kesampaian krn itung2annya butuh cuti lama.. Jd sepertinya nanti dulu :D. Kecuali tempat yg mau didatangin ga banyak sih, baru bisa.. Tp tetep lah, suatu saat hrs bisa rasain camper van ini 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s